Pengalaman Camping di Camp Ciputri Tenjolaya Bogor
Pengalaman Camping di Camp
Ciputri
Tidak ada
gemerlap city light di sini. Namun entah kenapa, saya tidak pernah bosan untuk
kembali lagi. Camping di Camp Ciputri Tenjolaya Bogor menjadi salah satu
pengalaman paling menyenangkan yang pernah saya rasakan. Suasananya tenang,
udaranya dingin, dan yang paling penting: jauh dari hiruk-pikuk kota.
Bagi
saya, camping bukan soal mencari spot foto terbaik atau pemandangan lampu kota
dari ketinggian, melainkan tentang menenangkan pikiran dan benar-benar
menyatu dengan alam. Dan Camp Ciputri berhasil memberikan itu semua. Kenapa
saya bilang menyenangkan? Ini beberapa alasannya.
pengalaman camping di bukit alesano
1. Tidak Ada Pungutan Liar (Pungli)
Hal
pertama yang paling saya apresiasi dari Camp Ciputri adalah tidak adanya
pungli. Saat pertama kali datang ke lokasi, saya hanya membayar Rp35.000
di gerbang awal. Setelah itu, tidak ada lagi yang meminta uang tambahan
dengan alasan apa pun.
Pengalaman
ini sangat berbeda dengan beberapa tempat camping lain yang pernah saya
kunjungi. Sebagai perbandingan, saat camping di kawasan Halimun Salak, biaya
yang harus dikeluarkan cukup banyak. Mulai dari tiket masuk gerbang pertama
sekitar Rp35.000 per motor, lalu biaya camping Rp35.000 per orang,
parkir Rp10.000, hingga biaya toilet Rp2.000 setiap kali masuk.
Jika dijumlahkan, totalnya bisa mencapai Rp82.000, belum termasuk biaya
tambahan jika ingin ke curug.
Di Camp
Ciputri Tenjolaya Bogor, semua terasa lebih sederhana dan jujur. Saya bahkan
datang sekitar jam 11 malam, dan setelah membayar di gerbang awal, parkir
dan akses ke curug gratis. Tidak ada biaya tersembunyi yang bikin kesal.
Buat saya, ini nilai plus besar.
2. Suasana Sepi dan Tenang
Saya
camping di Camp Ciputri pada hari Sabtu, yang biasanya identik dengan
keramaian. Namun, kenyataannya cukup mengejutkan. Saat itu, hanya ada sekitar
tiga tenda yang berdiri di area camping.
Biasanya,
tempat camping di Bogor ramai dikunjungi wisatawan dari Jakarta, Tangerang, dan
sekitarnya. Tapi entah kenapa, Camp Ciputri terasa berbeda. Suasananya sepi dan
damai.
Bukannya
saya tidak suka keramaian, tapi tujuan saya camping memang untuk menghindar
dari ramainya kota. Jadi, kondisi seperti ini justru sangat saya nikmati.
Malam terasa lebih hening, obrolan lebih intim, dan tidur pun jadi lebih
nyenyak.
3. Udara Dingin dan Kabut Pagi
Soal
udara, Camp Ciputri tidak perlu diragukan. Dingin adalah kata yang
paling pas. Meski begitu, malam itu saya memutuskan untuk tidur di hammock
hanya berbekal sleeping bag.
Keputusan
ini bukan tanpa alasan. Tenda saya sudah penuh karena teman-teman saya badannya
besar-besar, jadi saya memilih mengalah. Tapi ternyata, tidur di hammock justru
jadi pengalaman yang menyenangkan. Saya tidur sangat nyenyak meskipun udara
cukup dingin.
Saya
bangun sekitar jam 8 pagi, dan saat membuka mata, pemandangan di sekitar
masih dipenuhi kabut di antara pohon pinus. Kabut perlahan mulai
menghilang sekitar jam 10 pagi, menyisakan suasana pagi yang sejuk dan
menenangkan.
Berbeda
dengan camping di atas bukit yang menyuguhkan city light. Biasanya, pagi hari
terasa lebih panas karena matahari cepat naik. Di Camp Ciputri, suasana tetap
adem dan nyaman.
4. Suara Alam yang Menenangkan
Salah
satu hal favorit saya saat camping di sini adalah suara alamnya. Malam
hari, obrolan kami diiringi oleh suara jangkrik. Sementara saat pagi
tiba, suara kodok menyambut kami dari kejauhan.
Perpaduan
kabut pagi dan suara alam ini benar-benar menenangkan pikiran. Sangat kontras
dengan kehidupan di kota, di mana pagi hari sering diiringi suara knalpot
motor atau mesin serut kayu. Bukannya tenang, yang ada malah bikin
pusing kepala.
Di Camp
Ciputri, semua terasa lebih pelan dan damai.
5. Curug Ciputri di Sekitar Area Camping
Selain
area camping, di kawasan ini juga terdapat Curug Ciputri. Lokasinya
masih satu kawasan, jadi sangat cocok buat kalian yang ingin camping
sekaligus main ke curug tanpa harus pindah tempat.
Namun,
perlu dicatat bahwa Curug Ciputri kurang cocok untuk berenang. Airnya
cukup cetek, jadi lebih pas untuk sekadar bermain air atau menikmati suasana
sekitar. Meski begitu, keberadaan curug ini tetap jadi nilai tambah, terutama
bagi yang hanya punya waktu singkat untuk liburan.
Penutup
Secara
keseluruhan, Camp Ciputri Tenjolaya Bogor adalah tempat camping yang
cocok untuk kamu yang mencari ketenangan, udara dingin, dan suasana alami tanpa
ribet biaya tambahan. Tidak ada pungli, suasananya sepi, udaranya sejuk, dan
dikelilingi suara alam yang menenangkan.
Bagi saya
pribadi, Camp Ciputri bukan sekadar tempat camping, tapi tempat untuk recharge
pikiran. Dan sepertinya, saya tidak akan bosan untuk kembali lagi ke sini


Komentar
Posting Komentar