Cara Mengurus Mutasi dan Balik Nama Motor dari Bekasi ke Bogor (Pengalaman Langsung)

 

Latar Belakang Mengurus Mutasi dan Balik Nama Motor

Semenjak Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, menetapkan peraturan penghapusan denda pajak kendaraan bermotor yang menunggak, saya merasa sangat senang dan antusias. Jujur saja, satu bulan sebelum peraturan tersebut diberlakukan, saya baru membeli motor bekas Astrea Prima dengan kondisi pajak mati sejak tahun 2015.

Ketika peraturan mulai diterapkan, saya mulai mencari informasi mengenai kisaran biaya balik nama dan mutasi kendaraan bermotor. Awalnya, saya berniat menggunakan jasa calo. Namun setelah mengetahui bahwa biaya jasa calo untuk mutasi motor dari Bekasi ke Bogor mencapai sekitar Rp2.700.000, saya mengurungkan niat tersebut. Akhirnya, saya memutuskan untuk mengurus sendiri proses balik nama dan mutasi motor.

Melalui artikel ini, saya ingin membagikan pengalaman mengurus mutasi dan balik nama sepeda motor dari Bekasi Barat ke Bogor, lengkap dengan alur prosesnya.

Tahap 1: Cabut Berkas di Samsat Bekasi Barat

Langkah pertama yang saya lakukan adalah mencabut berkas kendaraan di Samsat Bekasi Barat.

Persyaratan Cabut Berkas

Dokumen yang perlu disiapkan antara lain:

  • STNK
  • BPKB
  • Kwitansi pembelian (jika tidak ada, bisa membuat sendiri)
  • KTP

 

 

Proses Cabut Berkas

  1. Cek Fisik Kendaraan

Proses dimulai dengan gesek nomor rangka dan nomor mesin.

  1. Pengesahan / Pengecapan

Setelah cek fisik, saya melanjutkan ke tahap pengesahan. Karena saat itu sedang ada program penghapusan denda pajak, antrean sangat panjang. Banyak orang sudah mengantre sejak pagi sehingga proses ini memakan waktu cukup lama.

  1. Fisikal Kendaraan

Setelah pengesahan, saya naik ke lantai dua untuk melakukan fisikal. Di tahap ini, saya membayar Rp150.000. Biaya fisikal ini bervariasi, bahkan ada juga yang tidak dikenakan biaya. Hingga kini saya kurang memahami detail perhitungannya.

  1. Mutasi Keluar

Loket mutasi keluar berada di samping loket fisikal. Setelah berkas diproses, saya diminta turun ke loket arsip.

  1. Pengarsipan Berkas

Tahap pengarsipan cukup memakan waktu karena petugas harus mencari data kendaraan.

  1. Pembayaran Mutasi Keluar

Setelah arsip selesai, saya kembali ke loket mutasi keluar dan membayar biaya mutasi keluar sebesar Rp150.000.

  1. Penghapusan Data di Polda

Karena Samsat Bekasi Barat masih berada di bawah Polda Metro Jaya, petugas menawarkan jasa penghapusan data BPKB di Polda Jakarta dengan biaya sekitar Rp350.000. Karena keterbatasan waktu dan tidak sempat mengurus sendiri ke Polda, saya memilih menggunakan jasa tersebut.

 

Menunggu Berkas dari Polda

Setelah proses pencabutan berkas selesai, saya harus menunggu sekitar 1 bulan hingga berkas mutasi diterbitkan dari Polda.

 

Tahap 2: Mutasi Masuk di Samsat Kabupaten Bogor

Setelah satu bulan, saya kembali ke Samsat Bekasi Barat untuk mengambil berkas mutasi. Setelah berkas diterima, proses selanjutnya adalah mutasi masuk di Samsat Kabupaten Bogor.

Persyaratan Mutasi Masuk

Dokumen yang perlu dibawa:

  • Berkas pencabutan kendaraan
  • KTP
  • STNK
  • BPKB

Proses Mutasi Masuk

  1. Cek Fisik Ulang Kendaraan kembali dicek fisik.
  2. Mengikuti Alur Proses di Samsat Ikuti setiap tahapan sesuai arahan petugas hingga selesai.
  3. Penerbitan STNK dan Plat Nomor Setelah proses selesai, saya langsung mendapatkan STNK dan plat nomor baru.
  4. Pengambilan BPKB Untuk BPKB, saya harus menunggu sekitar 1 minggu dan akan diberikan resi pengambilan BPKB.

 baca juga artikel lain

Pengambilan BPKB di Polres Kabupaten Bogor

Pengambilan BPKB dilakukan di Polres Kabupaten Bogor dengan membawa resi pengambilan. Resi ini sangat kecil, jadi harus dijaga baik-baik.

Catatan: Jangan seperti saya 😅, resi pengambilan BPKB saya sempat hilang.

Jika Resi Pengambilan BPKB Hilang

Tidak perlu khawatir. Jika resi hilang, langkah yang harus dilakukan:

  1. Datang ke Polres Kabupaten Bogor
  2. Membawa KTP dan STNK
  3. Membuat surat kehilangan
  4. Menyerahkan surat kehilangan dan menunjukkan STNK

Setelah itu, BPKB tetap bisa diserahkan oleh petugas.

Penutup

Demikian pengalaman saya mengurus mutasi dan balik nama motor dari Bekasi Barat ke Bogor tanpa menggunakan jasa calo. Meski prosesnya cukup panjang dan melelahkan, semuanya bisa dilakukan sendiri asal sabar dan teliti.

Jika kamu sedang atau akan mengurus mutasi maupun balik nama kendaraan dan masih bingung, silakan bertanya. Dengan senang hati saya akan mencoba membantu. 😊

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Pertama Mendaki Gunung: Kesalahan Pemula yang Hampir Berakibat Fatal

CAMPING PERTAMA KALI DI BUKIT ALESANO: PENGALAMAN TAK TERDUGA DI BALIK KEINDAHANNYA