7 Kesalahan Pemula Saat Membuat Blog yang Saya Alami Sendiri
7 Kesalahan Pemula Saat Membuat Blog yang Saya Alami Sendiri
Kalau
sekarang ada orang yang baru mau mulai ngeblog
Kenapa
saya bilang begitu? Karena waktu pertama kali membuat blog, saya juga melakukan
banyak kesalahan. Bahkan beberapa di antaranya baru saya sadari setelah
berjalan beberapa bulan.
Awalnya
saya pikir membuat blog itu hanya soal menulis artikel lalu menunggu orang
datang membaca. Tapi ternyata tidak terwujud. Ada banyak hal kecil yang kalau
salah dari awal bisa berdampak cukup besar pada perkembangan blog.
Di
artikel ini saya mau cerita beberapa kesalahan pemula yang dulu pernah saya
lakukan sendiri saat mulai ngeblog.
1. Terlalu Fokus ke Jumlah Artikel
Di awal
membuat blog, saya sempat berpikir semakin banyak artikel maka semakin bagus.
Akhirnya saya mencoba menulis sebanyak mungkin tanpa terlalu memperhatikan
kualitas.
Memang
benar jumlah artikel itu penting, tapi kualitasnya jauh lebih penting.
Artikel
yang terlalu pendek, kurang jelas, atau tidak memberikan informasi yang berguna
biasanya sulit bertahan lama di hasil pencarian Google.
Setelah
beberapa waktu saya baru sadar bahwa satu artikel yang ditulis dengan serius
bisa lebih
2. Tidak Paham Cara Kerja SEO Dasar
Kesalahan
berikutnya
Saya
tidak tahu apa itu:
- kata kunci
- meta deskripsi
- struktur judul
- tautan internal
Padahal
hal-hal tersebut cukup berpengaruh supaya artikel bisa ditemukan di mesin
pencari.
Saya baru
mulai belajar setelah mengenal tools seperti Google Search Console yang
membantu melihat performa artikel di Google.
Dari situ
saya mulai memahami bagaimana artikel bisa muncul di hasil pencarian.
3. Terlalu Sering Mengubah Tampilan Blog
Ini
kesalahan yang mungkin juga sering dilakukan pemula.
Setiap
beberapa hari saya mengganti tema blog. Terkadang merasa tampilan kurang bagus,
terkadang ingin mencoba fitur baru.
Masalahnya,
terlalu sering mengganti tema bisa membuat blog tidak stabil. Bahkan terkadang
ada bagian yang rusak atau loading menjadi lebih lambat.
Akhirnya
saya belajar untuk memilih satu tema yang ringan dan nyaman dibaca, lalu fokus
ke konten saja.
4. Tidak Konsisten Menulis
Semangat
di awal biasanya tinggi. Tapi setelah beberapa minggu, semangat itu mulai
turun.
Saya juga
pernah mengalaminya.
Awalnya
rajin menulis beberapa artikel, lalu berhenti lama karena sibuk atau kehabisan
ide. Padahal konsistensi cukup penting dalam blogging.
Tidak
harus setiap hari, tapi usahakan ada jadwal yang jelas. Misalnya satu atau dua
artikel dalam seminggu.
Dengan
begitu blog tetap aktif dan berkembang.
5. Tidak Memperhatikan Halaman Penting Blog
Dulu saya
hanya fokus pada artikel saja. Saya tidak terlalu memikirkan halaman seperti:
- Tentang
- Kontak
- Kebijakan Privasi
Padahal
halaman tersebut penting untuk menunjukkan bahwa blog kita serius dan memiliki
identitas yang jelas.
Apalagi
kalau suatu saat ingin mendaftar program iklan seperti Google AdSense, halaman
tersebut biasanya menjadi salah satu syarat dasar.
6. Tidak Sabar Menunggu Hasil
Kesalahan
berikutnya adalah terlalu cepat berharap hasil.
Waktu
pertama kali menulis artikel, saya sering langsung memeriksa apakah artikel
sudah muncul di Google. Bahkan beberapa kali sehari saya membuka blog
statistik.
Padahal
kenyataannya blog membutuhkan waktu untuk berkembang.
Artikel
bisa saja membutuhkan beberapa minggu bahkan beberapa bulan sebelum mulai
mendapatkan pengunjung dari mesin pencari.
Setelah
menyadari hal ini, saya mencoba lebih fokus menulis dan tidak terlalu sering
memeriksa statistik.
7. Takut Memulai
Kesalahan
terakhir terjadi sebelum blog benar-benar berjalan.
Saya dulu
terlalu banyak berpikir. Takut tulisan jelek, takut tidak ada yang membaca,
takut blog gagal.
Padahal
cara terbaik belajar blogging adalah dengan langsung mencoba.
Tidak ada
blog yang langsung sempurna sejak awal. Semua blogger pasti pernah berada di
tahap belajar.
Yang
penting adalah terus menulis dan terus memperbaiki diri.
Pelajaran yang Saya Dapat dari Kesalahan Ini
Setelah
melewati berbagai kesalahan tersebut, saya akhirnya memahami bahwa blogging
adalah proses jangka panjang.
Tidak
perlu terburu-buru menjadi sempurna.
Yang
lebih penting adalah:
- konsisten menulis
- terus belajar
- memperbaiki kesalahan
- menikmati
Setiap
artikel yang kita tulis sebenarnya adalah bagian dari perjalanan belajar.
FAQ Seputar Kesalahan Pemula dalam Blogging
1. Apakah blog baru bisa langsung ramai pengunjung?
Biasanya
tidak. Blog membutuhkan waktu untuk dikenal oleh mesin pencari dan pembaca.
2. Berapa jumlah artikel ideal untuk blog baru?
Tidak ada
angka pasti, tapi yang penting artikel berkualitas dan terus bertambah secara
konsisten.
3. Apakah tema blog sangat berpengaruh?
Tema
penting untuk kenyamanan membaca, namun konten tetap menjadi faktor utama.
4. Apakah pemula harus belajar SEO?
Iya,
minimal memahami dasar-dasarnya agar artikel lebih mudah ditemukan di mesin
pencari.
5. Apa kesalahan terbesar blogger pemula?
Biasanya
terlalu tidak sabar dan berhenti sebelum blog berkembang.
baca juga: 7 aturan tidak tertulis saat mendaki
baca juga: pengalaman bayar pajak online
Komentar
Posting Komentar